Selasa, 24 Maret 2009

Soal Defisit Anggaran, Obama Tuai Kecaman

Kebijakan anggaran defisit kelewat besar yang diajukan Presiden Obama mulai menuai kecaman dan tentangan Kongres. Para penentang itu menilai anggaran belanja yang diajukan akan membenani keuangan pemerintah dalam jangka panjang. Tahun depan defisit yang diajukan Presiden Obama mencapai US$ 1,8 triliun, sedangkan tahun ini defisitnya sebesar US$ 1,7 triliun. Tidak mudah bagi Presiden Obama meluluskan usulannya mengenai anggaran defisit yang dinilai terlalu besar.

Sebagian anggota Kongres masih memiliki pandangan bahwa defisit anggaran yang melewati angka 10% dari produk domestik bruto adalah kebijakan yang melanggar prinsip kehati-hatian fiskal.

Padahal defisit yang diusulkan Presiden Obama mencapai 13% dari output ekonomi negara itu, suatu angka yang tidak saja belum pernah terjadi selama ini, melainkan juga tidak sesuai dengan anjuran kalangan moneteris yang beranggapan bahwa saat krisis justru ikat pinggang harus dikencangkan.

“Kita harus kembali kepada prinsip mengenai keberlangsungan fiskal dengan melihat jangka panjang, bukan sebaliknya,” ujar Senator Demokrat Kent Conrad, “Kita tidak bisa menjalankan anggaran dengan nilai defisit lebih dari US$ 1 triliun.”

Senator Susan Colin, anggota Partai Republik yang memilih Obama saat pemilihan dulu, juga berpendapat sama. Ia mengatakan tak bisa mendukung Presiden Obama kali ini karena anggarannya terlalu besar. “Anggaran ini belum pernah ada presedennya. Kita harus kembali kepada prinsip kesehatan anggaran yang sesuai dengan daya dukung perekonomian Amerika.”

Apa yang dikatakan Conrad dan Colin itu persis mewakili aliran yang menilai bahwa disiplin anggaran justru diperlukan saat terjadi krisis, bahkan jika perlu membuat anggaran surplus. Kencangkan ikat pinggang, begitulah yang bisanya dianjurkan penganut aliran ini. Disiplin fiskal ini akan terus dilakukan hingga krisis selesai.

Tapi, penganut aliran Keynesian justru membantah pandangan ini dengan mengatakan masalah jangka pendeklah yang harus diselesainkan segera dengan memasukkan banyak dana stimulus ke dalam perekonomian.

Permintaan agregat dalam jangka pendek harus direkayasa lewat anggaran pemerintah. “Kenapa harus memikirkan jangka panjang, kalau dalam jangka panjang kita semua sudah mati,” begitu kata Keynes, ekonom Inggris yang menganjurkan pembiayaan defisit.

Bulan lalu Presiden Obama mengajukan anggaran tahun 2010 kepada kongres senilai US$ 3,35 triliun dengan defisit sebesar US$ 1,8 triliun. Tahun ini defisit diperkirakan mencapai US$ 1, 7 triliun. Dalam waktu satu dasawarsa mendatanng defisit anggaran Amerika diprediksi membengkak menjadi US$ 9,3 triliun, terbesar dalam sejarah Amerika modern.

Defisit itu akan dipakai Presiden Obama sebagai stimulus untuk mendorong gerak perekonomian antara lain menciptakan jutaan lapangan kerja, layanan kesehatan seperti yang dijanjikannya pada saat kampanye dulu. Sebagian lagi dipakai untuk membeli asset-aset racun perusahaan yang diambilalih oleh pemerintah karena bangkrut.

Seluruh defisit Amerika itu akan dibiayai oleh penerbitan surat utang di pasar modal. Penerbitan surat utang ini bukannya tanpa masalah. Pertama karena jumlahnya besar maka sebagian besar, jika bukan seluruhnya, likuiditas pasar global akan terserap ke Amerika.

Dengan begitu, negara-negara lain yang juga membutuhkan sumnber pembiyaan lewat pasar keuangan mungkin akan mendapatkan jatah yang sedikit. Kedua, apakah China akan ikut membeli surat utang dalam jumlah yang besar setelah sebelumnya negara ini mengkhawatirkan keamanan investasinya yang ditanam dalam bentuk surat utang pemerintah Amerika.

Betul Deputy Gubernur Bank Sentral China Hu Xiaolian sudah member jaminan bahwa negaranya akan tetap membeli surat utang pemerintah Amerika, tapi itu bukan jaminan bahwa negara ini akan menjadi pembeli terbesar seperti yang dilakukan selama ini.

0 komentar:

Inspirationa Quotation

"The big secret in life is that there is no big secret. Whatever your goal, you can get there if you're willing to work".

(Oprah Winfrey, American TV host, media mogul, and philanthropist)

kartun united





FIrman Allah SWT

"Innal hasanaat tushrifna sayyiaat" (Sesungguhnya kebaikan akan mengalahkan kejahatan) - (Hud:114).

  © Blogger template Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP