Senin, 29 Juni 2009

Pidato Ayatollah Sayyid Ali Khamenei

Pemilihan umum (Pemilu) presiden kali ini merupakan guncangan politik bagi para musuh dan hari perayaan besar bagi sahabat Iran. Dengan mengingat Allah, percaya pada pertolongan Allah dan menjaga ketenangan adalah faktor paling berpengaruh yang dapat meloloskan bangsa mukmin Iran dari setiap badai dan permasalahan selama 30 tahun silam.
Partisipasi masyarakat dalam pemilu 12 Juni 2009 memperlihatkan kepercayaan diri, harapan dan semangat nasional. Tentu saja seluruh 40 juta pemilih dalam pemilu kali ini memberikan suara kepada Imam Khomeini, para syuhada dan Revolusi Islam. 

Seluruh 4 calon presiden pada pemilu 12 juni juga merupakan bagian dari Revolusi dan Republik Islam Iran maka jika terdapat keluhan terkait pemilu harus diselesaikan melalui kerangka peraturan Negara yang telah ditentukan.

Partisipasi luas para pemuda khususnya generasi pertama revolusi islam Iran menunjukkan rasa tanggung jawab politik. Perhatian pemuda ini, saya dari lubuk hati yang paling dalam merasa sangat merendah terhadap kebesaran bangsa Iran dan pemudanya.

Menurut saya partisipasi masyarakat Iran dalam pemilu 12 juni 2009 yang dilandaskan pada kepercayaan, kebebasan, harapan dan semangat nasional adalah jawaban yang paling tepat kepada propaganda media masa negara-negara adidaya. Kepercayaan nasional yang merupakan modal utama Republik Islam Iran sekali lagi tampil pada pemilu lalu. 

Sebelumnya para musuh kami berusaha untuk mengurangi tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu tetapi setelah mereka gagal, mereka tengah berusaha mengoyangkan rasa kepercayaan masyarakat dengan tujuan mempertanyakan eksistensi Revolusi Islam Iran. 

Kebijakan permusuhan musuh-musuh kami tak pernah berhenti dan seperti yang diketahui para musuh pada saat perdebatan antara setiap calon dengan cara menyebarkan kebohongan telah berusaha semaksimal mungkin agar memperlihatkan perdebatan ini sebagai perkelahian antara kubu oposisi dan kubu pro-revolusi.

***

Saya mengenal dan mengetahui betul semua empat calon presiden pemilu kemarin. Salah satu dari mereka adalah presiden kami, yang selalu siap untuk melayani masyarakat. Beliau adalah sosok yang sangat dapat dipercayai. 

Calon yang lain adalah perdana menteri saya selama 8 tahun. Calon berikutnya merupakan mantan panglima tinggi Garda Revolusi Islam Iran dan yang terakhir adalah mantan ketua parlemen yang dua kali menjabat jabatan tersebut. Berangkat dari hal tersebut dapat dikatakan bahwa kesemua calon ini adalah tokoh-tokoh Revolusi dan Republik Islam Iran dan persaingan mereka adalah persaingan internal dan berbeda dengan apa yang dipropagandakan oleh media massa Zionis, AS, dan Barat.

Perdebatan antar calon dalam TV merupakan kreativitas yang penting. Perdebatan ini yang telaksana secara transparan, serius dan tegas dapat menghancurkan semua propaganda negatif Barat yang menyatakan bahwa persaingan para aclon presiden di Iran tidaklah nyata. 

Tentu saja keseriusan, ketegasan dan pemberian jawaban terhadap arus berbagai kritik serta transparannya kebijakan setiap calon adalah nilai-nilai positif perdebatan ini. Masyarakat Iran dengan menyaksikan perdebatan ini  dan juga melihat pada kampanye setiap calon dapat menentukan pilihannya. 

Saya yakin masyarakat Iran telah mengetahui bahwa dalam persaingan empat calon presiden pada pemilu kemarin tidak ada calon yang dapat dinamakan sebagai calon yang berada di luar Revolusi dan Republik Islam Iran. Semua calon adalah tokoh-tokoh besar Revolusi dan Republik Islam Iran. Menurut saya salah satu faktor yang menyebabkan peningkatan 10 juta partisipan dalam pemilu lalu adalah perdebatan di TV yang mana merupakan hal yang baik.

Perdebatan dalam tingkat para pejabat adalah hal yang baik dan lazim, dan tentu saja dengan menghilangkan hal-hal yang negatif dan berbagai kekurangan, acara perdebatan antar pejabat harus dilanjutkan agar seluruh pejabat dapat melihat dirinya pada posisi yang dikritiki dan harus menjawab.

Republik Islam Iran secara serius melawan dan senantiasa memberantas tindakan korupsi. Tak dapat diragukan lagi bahwa Republik Islam Iran adalah salah satu sistem pemerintahan yang paling bersih secara politik maupun sosial. 

Bangsa besar Iran pada 12 juni yang lalu telah menciptakan sebuah hari yang besar di dunia. Tetapi, sayangnya, beberapa musuh sedang berusaha untuk mengubah kemenangan mutlak ini menjadi kegagalan dan kekalahan nasional, atau menyebarkan kecurigaan terhadap pemilu dengan tujuan menghalangi bangsa kami untuk mencatat rekor terbesar tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilu di seluruh dunia. 

Tetapi mereka telah gagal karena kebenaran ini telah tercatat pada sejarah dunia. Saya dapat mengatakan bahwa Revolusi dan Republik Islam Iran memiliki 40 juta suara, bukan 24 juta suara yang diraih oleh presiden terpilih. 

Saya ingin meyakinkan para calon pemilu lalu dan juga bangsa besar Iran bahwa Republik Islam Iran tidak akan mengkhianati suara rakyat karena undang-undang dan tata cara pemilu di Negara kami tidak mengizinkan dan tidak memberikan ruang untuk hal demikan.

***

Dewan Garda adalah satu-satunya instansi yang berwenang untuk menindak-lanjuti pengaduan kecurigaan dan protes, dan jika diperlukan perhitungan ulang untuk beberapa TPS (Tempat Pemungutan Suara) maka hal itu akan dilakukan dengan keberadaan perwakilan para calon. 

Jalur hukum adalah satu-satunya cara untuk menindak-lanjuti keluhan dan kecurigaan, dan tentu saja jalur hukum yang telah memberikan ruang untuk menerima protes dari para calon presiden juga telah mempersiapkan cara untuk menindak-lanjuti berbagai pengaduan.

Saya ingin mengatakan kepada para politikus, para calon presiden dan tokoh-tokoh partai dan arus politik bahwa momen ini merupakan momen bersejarah bagi Negara dan kami semua bertanggung-jawab untuk bertidak lebih cerdas dan teliti serta tak bersalah. 

Seperti yang telah disampaikan oleh Imam Khomeini, hukum Negara adalah bagi semua, saya menyarankan saudara-saudara saya untuk dapat mengontrol diri dan melihat tangan-tangan musuh yang telah membuka topeng diplomasinya untuk mengambil kesempatan agar dapat mencapai kepada tujuan-tujuannya.

Falsafah pemilu adalah untuk menyelesaikan semua masalah berada pada kotak suara. Suara yang masyarakat masukkan dalam kotak suara inilah yang menentukan keinginan mereka. Jika setelah setiap pemilu para calon yang tidak berhasil meraih suara terbanyak menerjunkan pendukungnya ke jalanan kota, untuk apa pemilu diselenggarakan? Apa salahnya masyarakat yang hidup dan pekerjaannya harus terganggu?

Saya mengajak seluruh masyarakat Iran untuk persaudaraan, kesamaan dan mematuhi hukum. Jalur hukum, jalur persahabatan dan rasa kasih sayang masih terbuka dan saya berharap seluruh masyarakat Iran berjalan pada jalur-jalur ini serta merayakan kemenangan partisipasi 40 juta orang dalam pemilu dan tidak memberikan izin kepada musuh untuk merusak perayaan ini.

***

Saya telah mendalami kebijakan dan pernyataan beberapa pejabat Negara-negara Eropa dan AS dalam beberapa hari ini. Sebelum pemilu kebijakan, pernyataan dan seluruh usaha pejabat Barat adalah untuk mengurangi partisipasi masyarakat Iran dalam pemilu, tetapi partisipasi 40 juta orang pada pemilu mengejutkan berbagai media masa dan para pejabat Barat. 

Mereka telah menyadari bahwa halaman baru dari setiap isu yang berhubungan dengan Republik Islam Iran, telah dibuka dan mereka tidak mempunyai jalan lain kecuali menerimanya. Dalam kondisi yang terdapat demonstrasi di Negara terkait dengan pemilu, para pejabat parat menggunakan peluang ini untuk memainkan ombak, pada saat itu pula kedok-kedok mereka terbuka dan cara mereka berbicara juga berubah. 

Sejak awal minggu yang lalu beberapa kepala pemerintahan dan menteri luar negeri mengambil kebijakan yang membuktikan permusuhan mereka terhaadp Republik Islam Iran yang mana dalam hal ini Negara Inggris berada dibarisan pertama. Beberapa pejabat AS pun menyatakan bahwa kami selalu menunggu saat-saat ini yaitu saat masyarakat Iran terjun ke jalan, di pihak lain mereka menulis surat kepada kami dan menyampaikan keinginan mereka untuk membuka hubungan dengan Republik Islam Iran, yang mana yang harus kami percaya?

Di dalam negeri pun unsur-unsur luar telah beraktivitas dan mulai mengganggu keamanan masyarakat, membakar berbagai objek dan tempat serta merampas harta kekayaan masyarakat yang mana saya percaya para pelaku ini sama sekali tidak berhubungan dengan masyarakat dan bukan merupakan pendukung calon tertentu, tetapi mereka adalah musuh bangsa Iran dan orang-orang yang menjual dirinya kepada Barat dan rezim Zionis. 

Para musuh ini berimajinasi bahwa sama seperti di beberapa Negara kecil bahwa mereka dapat melakukan revolusi beludru yang didukung oleh puluhan juta dollar yang dipersiapkan salah satu pemegang investasi Zionis. Masalah utama musuh ini adalah mereka belum mengenal bangsa Iran.

Yang paling buruk adalah simpati pejabat AS tentang HAM dan perlawanan keras terhadap masyarakat Iran. Saya ingin menanyakan bagaimana para pelaku kriminal yang telah menghancurkan Afganistan dan Irak serta membunuh rakyat kedua Negara tersebut serta mendukung rezim Zionis dari segi meteri dan politik, bagaimana ingin berbicara tentang HAM?

Dalam pembelaan terhadap HAM dan orang-orang yang telah ditindas, Republik Islam Iran berada pada barisan terdepan dan tidak membutuhkan saran Barat. Para pejabat dan politikus Barat harus mengenal rasa malu dan tidak melakukan hal-hal demikian.


Artikel ini merupakan Khotbah Sholat Jum’at yang disampaikan Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran pada 19 Juni 2009 di Teheran. Khotbah ini telah diterjemahkan dari Bahasa Parsi dan dipublikasikan oleh Kedutaan Besar Iran di Jakarta 

0 komentar:

Inspirationa Quotation

"The big secret in life is that there is no big secret. Whatever your goal, you can get there if you're willing to work".

(Oprah Winfrey, American TV host, media mogul, and philanthropist)

kartun united





FIrman Allah SWT

"Innal hasanaat tushrifna sayyiaat" (Sesungguhnya kebaikan akan mengalahkan kejahatan) - (Hud:114).

  © Blogger template Spain by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP